Negara Bisa Tegak dengan Makmur Melalui 4 Syarat

Tegaknya suatu negara yang adil, makmur dan sejahtera bisa diraih dengan empat syarat. Jika keempatnya bisa terpenuhi berarti transformasi kemerdekaan telah berhasil.

Hal ini sebagaimana telah diungkapkan oleh ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergurunu) Nasional, Prof. KH Asep Saifudin Chalim pada sarasehan Pergunu, Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) dan pondok pesantren Al Hikmah di aula utama pondok Al Hikmah, Kedaton Bandar Lampung, Sabtu (6/12/2025) malam.

"Syarat yang pertama yakni dijalankan dengan ilmunya para ulama (ilmuan), dan ulama/ilmuan yang tulus dengan keilmuannya" ucap Kiai. 

Syarat yang kedua, lanjutnya yakni pemimpin yang adil. Jika pemimpinnya adil dan jujur, maka negara tidak akan pernah bermasalah

"Negara yang makmur harus dengan adilnya para pemimpin. Jangan sampai pemimpinnya mudah korupsi, disuap" tambah Kiai. 

Pejabat-pejabat dari pusat hingga daerah itu memnag kebanyakan susah untuk amanah, susah untuk tidak korupsi, susah dari mengambil jatah proyek, karena mereka harus ada timbal balik dari apa yang telah dikeluarkan ketika pemilu. 

Lanjut yang ketiga menurut pengasuh pondok pesantren Amanatul Ummah Mojokerto adalah kedermawanan para konglomerat. Jika para konglomeratnya banyak menggunakan hartanya dengan kebaikan dan menolong yang lemah, maka negara akan seimbang. 

"Negara yang makmur dengan syarat nomor tiga adalah dengan para konglomeratnya yang loman (dermawan), suka membantu orang yang susah, fakir miskin" tambahnya. 

Dan yang keempat adalah situasi yang kondusif dan doanya para fuqoro. 

"Syarat yang keempat ini adalah situasi negara yang kondusif serta didoakan dan didukung oleh para fuqoro (fakir). Jika para fuqonya dibantu dengan maksimal, maka tidak akan terjadi demonstrasi yang bisa mengakibatkan lumpuhnya aktivitas" pungkasnya. 

Sarasehan tersebut dihadiri oleh seluruh pengurus Pergunu Lampung, JKSN Lampung dan seluruh dewan guru Pondok Pesantren Al Hikmah.