Kenapa shalat sangat berat, malas dan sulit khusuk?
Simak keterangan berikut ini:
إِذَا حَضَرَ وَقْتُ الصَّلَاةِ أَمَرَ إِبْلِيسُ جُنُودَهُ بِأَنْ يَتَفَرَّقُوا وَيَأْتُوا النَّاسَ وَيَشْغَلُوهُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ
Apabila waktu shalat telah tiba, Iblis memerintahkan bala tentaranya untuk berpencar mendatangi manusia, menyibukkan mereka sehingga melalaikan shalatnya.
فَيَجِيءُ الشَّيْطَانُ إِلَى مَنْ أَرَادَ الصَّلَاةَ فَيَشْغَلُهُ لِيُؤَخِّرَهَا عَنْ وَقْتِهَا
Maka syetan menganggu orang yang hendak shalat, lalu menyibukkannya agar ia mengakhirkan shalatnya.
فَإِنْ لَمْ يَقْدِرْ فَإِنَّهُ يَأْمُرُهُ بِأَنْ لَا يُتِمَّ رُكُوعَهَا وَسُجُودَهَا وَقِرَاءَتَهَا وَتَسْبِيحَهَا وَدَعَوَاتِهَا
Jika syetan tidak mampu (melakukan itu), maka ia menganggau mereka agar tidak menyempurnakan ruku'nya, sujudnya, bacaannya, tasbihnya, dan doa-doanya.
فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَإِنَّهُ يَشْغَلُ قَلْبَهُ بِأَشْغَالِ الدُّنْيَا.
Jika masih tidak sanggup lagi, maka syetan akan menyibukkan hatinya dengan urusan-urusan dunia.
فَإِنْ لَمْ يَقْدِرْ عَلَى شَيْءٍ مِنْ ذَلِكَ أَمَرَ إِبْلِيسُ بِأَنْ يُوثَقَ هَذَا الشَّيْطَانُ وَيُقْذَفَ بِهِ فِي الْبَحْرِ
Apabila syetan tersebut tidak mampu melakukan hal-hal itu, maka jendralnya yaitu Iblis akan menghukum syetan tersebut dgn diikat dan dilemparkan ke lautan.
فَإِنْ كَانَ يَقْدِرُ عَلَى شَيْءٍ مِنْ ذَلِكَ فَإِنَّهُ يُكْرِمُهُ وَيُسَجِّلُهُ
Namun, jika syetan itu berhasil melakukan salah satu dari hal-hal tersebut, maka Iblis akan memuliakannya dan mencatat prestasinya.
Sumber: Kitab Tanbihul Ghafilin hal 218.
(Gus Dewa Menjawab)
